Pengajian Akbar LDII Mimika, Silaturahim Jadi Tema Utama Ramadan

*Pengajian Akbar LDII Mimika, Silaturahim Jadi Tema Utama Ramadan* TIMIKA – Dalam rangka memanfaatkan momentum penuh berkah di bulan suci Ramadan 1447 H, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Mimika menyelenggarakan Pengajian Akbar yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Acara bertema “Bersilaturahim” ini berlangsung di Masjid Miftahul Huda, Jalan Hasanudin, Gang Ketepang No.09, Kota Timika, Papua Tengah, pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan dimulai pukul 15:30 WIT hingga 17:45 WIT dengan rangkaian acara yang penuh makna. Ustadz Budiono membuka sesi dengan pengajian Al-Qur’an makna dan keterangan, dilanjutkan dengan pengkajian kutipan dalil dari Al-Qur’an dan Al-Hadits oleh Dewan Penasihat LDII Mimika, Muh. Amar. Acara kemudian ditutup dengan nasihat pemantapan agama oleh Ketua PKD LDII Mimika, Ustadz Achmadun. Dalam tausiyahnya, Muh. Amar mengajak warga LDII untuk senantiasa menjaga kerukunan, kekompakan, dan kerja sama yang baik dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui silaturahim. “Sesungguhnya silaturrahim termasuk ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang paling baik dan ketaatan yang paling agung, kedudukan yang tertinggi dan berkah yang besar, serta yang paling umum manfaatnya di dunia dan akhirat. Maka silaturrahim merupakan kebutuhan secara fitrah dan sosial, yang dituntut oleh fitrah yang benar dan dicenderungi oleh tabiat yang selamat,” ujarnya. Senada dengan itu, Ustadz Achmadun dalam nasihatnya menekankan bahwa Ramadan adalah momentum untuk memperkuat hubungan antarwarga sekaligus memperbaiki perilaku. Ia mengajak jamaah menjadikan silaturahim sebagai karakter utama yang terus dijaga setelah Ramadan berakhir. “Silaturahim adalah pintu keberkahan. Mari kita jadikan Ramadan sebagai latihan mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kasih sayang di antara sesama,” pesannya. Suasana pengajian berlangsung khidmat, diakhiri dengan buka puasa bersama yang semakin mempererat kebersamaan warga LDII dan masyarakat sekitar. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga bulan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menebarkan keberkahan.

(Editor, Muslimin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *